Jumat, 19 Desember 2014

Kelakar awan..!!


Iya, dia serangkai masa lalu yang telah lama ku tinggalkan
Langit sore itu sudah lama tak ku singgahi
bahkan jingganya selalu ku biarkan kesepian di dalam gelap

Dentingan hujan selalu bersaksi satu persatu
mereka menyampaikan kidung sendu dari bisik jingga yang tak lagi merona
Iya, jingga yang tak lagi ku gauli 
Jingga yang tak lagi ku peluk erat
Jingga yang hanya sesekali ku lirik tanpa ku pedulikan rajuknya

Rasanya, memang semakin teriris
Lembah hidup yang ku pilih adalah abstraksi kehidupan
Semua serba tidak nyata,
semua serba tidak jelas arahnya
Bahkan terkadang aku memilin masa dima aku masih mengemis resah pada malam

sebenarnya Aku tidak pernah dirampas
akulah yang merampas,
Waktu sudah tidak lagi panjang,
Waktu sudah tidak lagi tenang,
Lari dan terus berlari, 
jiwaku menjadi semakin jauh dari jengkalan masalaluku yang pernah panik

Aku tidak lagi menjadi awan yang dinikmati gratis oleh siapapun
Jiwaku terkungkung dalam benih-benih malam
Akhirnya, penyatuan awan dengan jingga menjadi sejarah dimasa laluku,

Awan adalah kenangan, 
dan malam adalah harapanm 
lalu pagi tempat dimana kita menentukan pilihan,
Temuilah matahari sebab disanalah kau akan temukan harpan..!!


Rabu, 17 Desember 2014

Lagi-lagi entahlah ?



Beberapa malam ini aku merasa begitu kesepian 
hening, tidak berkawan, tidak juga berlawan,
dan lagi rasanya malam ini begitu subur 
untuk ditumbuhi benih-benih kenangan dari masa lalu
Masa dimana belum terjadi apa-apa, 
Masa dimana semuanya masih berapi-api,
Masa dimana barisan sahabat masih merapat,
Masih hangat, masih mesra di dalam perbedaan.
kini atau Sekarang,
Pada siapa lagi aku harus berbagi, 
harus tersenyum, 
Dapat meneggelamkan letupan-letupan resah kecil yg selalu terjadi setiap hari.?
Sahabatku... sahabatku..
aku rindu kehangatanmu..
aku rindu ditanya,
Mungkin aku juga rindu waktumu..!
Waktu dimana kita saling memoles resah-resah yang kemudian mampu menerbangkan sejanak kenirwana.
Ah... aku jadi secengeng ini sekarang,
padahal cukup banyak waktu dulu yang kita gunakan untuk saling belajar 
tentang kesabaran, tentang kuat, sampai semisteri tentang keiklasan.

*tidak banyak yang memiliki kesempatan sebegini hebatnya,
  sebab tidak banyak sahabat yang secerdas kita..!!


17 Desember 2014




Awal maret 2014

Repost.

Entahlah apa yg terjadi dengn diriku

aku tidak tahu pasti mengapa dan bagaimana ini berkisah,

Aku seperti ketakukan

Seperti dikejar sesuatu yg suatu saat akan memengglku,

Yah... Itulah yg terjadi, itulah yg begitu terasa saat ini..


Tidak ada yg tahu, tidak satupun yg memahami,

Aku menelannya sendiri
Aku membiakkannya sendiri,
Ini bagianku dan hanya bagianku,
Bahkan ini akan selalu menjdi bagianku.

Rabu, 12 Juni 2013

risau... ;)

Hidup itu tidak rumit, hanya menjaga keseimbangan saja..:)
Hidup itu seperti menaruh telur di ujung salah satu jari kita, kita bebas memilih.. Dijari mana telurmu akan diletakkan :)

Lalu.. Belajarlah menari, belajar memainkan jari yang menopang telur..
Yang terpenting tangan yang lain harus siap menangkap bila sewaktu-waktu telur iru tergelincir dari jari kita, kita hanya harus siap agar telur itu tidak pecah..:)
Bahkan ketika salah satu tangan kita terikat,
kita harus siap melakukan semua peran dengan satu tangan saja.. :)
Kita harus cerdas memainkan satu tangan dengan jari-jari kita.

sebenarnya, akan ada titik lelah dalam memerankan satu tangan kita,
Tetapi kita sering melupakan, sesungguhnya dengan satu tangan
kita mampu melakukan lebih dari sekedar satu bagian.

*kita kuat bila kita ingin menjadi kuat, dan kita terpuruk ketika kita lupa, bahwa kita cukup kuat :)

Aku menemukanmu sedang sakit, dan kau menemukanku sedang sekarat. bag 3

"Sayang makasih untuk semuanya, kamu benar,orang yang rugi adalah orang yang tidak pernah tau gimana rasanya disayangi kamu, dan aku beruntung bisa merasakan itu sekarang, kamu berarti sayang".
Begitulah kalimat yang dia ucapkan disela romantisme yang kita buat, dia seolah kesetanan, entahlah... Saat itu dia sedang jatuh cinta dengan lelaki sederhana ini..:)

"Sayang, kali ini aku benar-benar jatuh cinta sama kamu' dengan nada lirih dan pasrah, tetapi mengerikan, bagaimana mungkin hal sederhana yang saya lakukan mampu membuatnya sejatuh cinta itu ?
Ini lagi-lagi membuatku seolah bermimpi, tetapi dia selalu meyakinkanku bahwa kami adalah kenyataan yang tertulis pasti dari tangan Tuhan, "ini takdir sayang" kembali dia menegaskan dengan dengan pasti untuk mengikis ragu yang selama ini mewarnai kepercayaanku.

"Sayang, aku tidak hidup diawan, tetapi aku hidup dihatimu" dengan menggenggam tanganku dan menaruh di dadaku, hehehehe... Ini gila, sungguh hal yang gila.. Tetapi aku bahagia, setelah sekian lama terpuruk pada kubangan trauma, inilah aku dinia.. Aku yang hidup kembali, terlahir dengan mimpi baru... Dalam kesalahan termanisku, *aku menikmatinya..:)

Hari berganti hari, aku nikmati kebahagiaan bersamanya, kami pasrah dalam dekapan cinta, kami menidurkan harapan pada rindu-rindu yang kami tabung untuk bekala pelukan, kami saling berdo'a, kami saling mengingat dari beringasnya jarak yang makin lama makin menerbangkan rindu-rindu kami. :)
Kami menjadi mangsa terlemah taring-taring rasa nyaman, kami tidak bisa menghindari kesalahan ini.
Walau sebenanrnya saya menyadari, dalam hitungan detik, dia bisa saja meninggalkan bagian ini, dalam hitungan detik, bisa saja dia melupakan bagian ini.. :)

Tentu saja apa yang aku takutkan beralasan, Tuanmu, tidak mungkin merekan begitu saja kebahagiananya terbagi, tuanmu, tidak akan mengiyakan kebahagiaannya direbut.
Karena hanya orang lemah yang bisa menyerah sedemikian pasrah pada cinta..:)

*lihat kami setelah ini, mungkin kami akan segra menjadi debu yang begitu mudah diterbangkan angin.. Sehingga penyatuannya akan hilang.. Dalam makna, juga dalam bentuk :)

Selasa, 11 Juni 2013

hey,,, selamat pagi senja :)

sampai sepagi ini aku belum sempat memejamkan mataku sedetikpun,
ada hal baru yang menggangguku ahir-ahir ini,,,
dia perempuan yang baru-baru ini ku sebut senja :)
perempuan muslimah cantik itu cukup mampu membuat hatiku bergetar sedemikian rumitnya,
tiap detik, tiap kedipan, tiap hela nafasku...

ohhh Subhanalla sungguh anggun dia dimataku..)
tanpa celah, aku pikir dia sempurna,,,
entahlah apa mugkin hanya karena getaran ini yang terlalu hebat sehingga mampu menutupi apapun selain keindahannya.

*tetapi intinya hati ini begitu bahagia..*sagat bahagia.. terimakasih Allah..:)

Selamat pagi anak kecil

Lagi-lagi pagiku kekurangan sesuatu
Sesutu yang kemaren ada dan menjadi candu penyambut pagi..:)
Sapaan lembut "selamat pagi sayang, selamat pagu cintaku, atau buenos dia mi amor" :)
Hal yang tidak akan pernah ada lagi, tidak pernah datang lagi.. Yah... Semua itu hilang secara balance dengan kepergianmu. :)
Perempuan kecil yang kemarin mengumbar kata rindu sudah tidak disini, sudah tidak dibagian ini, kita saling pergi untuk berbenah, untuk memperbaiki kesalahan kemarin. :)

Hey perempuan kecil..:)
Apa kabarmu pagi ini ?
Gimana ujianmu kemarin, semalam belajar kan seperti saat bersamaku kemaren?
*aku yakin kamu selalu baik-baik saja kan ?
Tuanmu tidak akan mungkin membiarkanmu tidak dalam keadaan baik kan ?
Hehehehehe... Sudah sudah.. Aku juga baik kok, aku pasti selalu dalam keadaan baik..:)
Aku tidak akan terbiusa dalam keberlaluanmu ini, aku juga tidak akan terhipnotis dalam penyesalanku, aku tidak akan sekarat sayang.. Tetapi boleh kan aku tertidur sejenak..? :)

Oh iya,
Ada beberapa orang disekitarku yang masih cerewet menanyakanmu, mereka mungkin tidak tahu ya pedihnya perpisahan ?
Aku juga tidak pernah menampakkan itu, aku selalu menjadi aktor terhebat dibagian ini, peran dan aktingku ku lakoni dalam bentuk luar biasa, bukan kah sebaik-baiknya hidup adalah akting sayang?

Sekarang..
Lanjutkan hidupmu, ada atau tidak diriku dibagian ini, tetapi yang terpenting adalah tuanmu.. Dia mengharapkan kamu lebih baik dari sebelumnya, makanya selalu berproses kearah yang lebih baik ya, biar anggunmu lebih dari apa yang kamu tahu kemaren, *perempuan yg baik untuk laki-laki yang baik..:)
Selamat ujian anak kecil... Good luck :)

#Awan

Hai Sahabatku :)

Emmmm...
Setelah sekian bulan tidak menghubungimu...:)

Hey perempuan yg sudah ditipipin calon lukisan baru oleh Tuhan, bagaimana kabarmu, bagaimana kabar tuanmu, dan bagaimana calon lukisan kalian itu ?
Aku yakin baik-baik saja bukan ?
Emmmm aku yakin kamu benar-benar telah menjaga dirimu dengan baik, bukan karena hal yang pernah ku bilang dulu 3 hari sebelum pernikahanmu "jaga diri baik-baik", tetapi karena orang baik sepertimu memang akan selalu menjaga dirinya dengan sebaik mungkin.. :)

Oh ya,
Lama yah kita tidak cerita-cerita, lama tidak menghabiskan waktu dengan es krim "hula-hula kacang ijo" kesukaanmu.
tetpi aneh, rasanya baru kemaren kita ada di dalam bagian itu, tawa kita, obrolan-obrolan kita, kegilaan-kegilaan kita, smua hal indah itu masih melekat hebat di otak kiriku,
*memang orang unik sepertimu tidak mudah ku temukan lagi lo..: )

Jadi inget bawalmu saat aku lalai atas kesehatanku, saat porsi tidur mulai tidak jelas, disaat cara hidu yang memang tidak pernah jelas, akhirnya menjadi jadwal khusus pada kutukan emosimu.
Hehehehe.. Aku bandel ya ? Tidak pernah dengerin omonganmu, maaf ya sahabatku, aku selalu tidak mengindahkan permintaanmu, tetapi aku masih ingat betul kalimat yang kau ucapkan padaku menjelang pernikahanmu "jadilah sarjana Hukum yang gagah." :)
kalimat itu sering sekali mengganguku sekarang, mungkin karena aku masih belum menjadi apa-apa, tetapi saya yakin, saya pasti bisa lebih baik dan saya akan lebih baik.
*saya akan jauh lebih baik dari ini.. :)

Sahabatku yang lagi berjuang keras agar selalu lelap dalam tidur malamnya, kamu pasti lagi sedikit tersiksa kan tidurnya.. sudah sabar ya, nanti kalo lukisannya udah sempurna maka kamu akan bangga pernah tersiksa sedemikian rumitnya, kamu akan bangga menjadi serang ibu, nikmatilah segala letihmu...:)
oh iya,
kali ini aku lagi-lagi tergelincir pada lubang yang sama, pada jalan dan lumpur yang sama tetapi ditempat berbeda, ak benar-benar terhempas saat ini, terhempas lebih keras dari sebelumnya, tetapi rasanya memang tidak sesakit dulu, karena mungkin aku sudah terlatih dan menjadi yang tahan banting, hanya saja terhempas tetaplah terhempas, tidak ada alasan yang membenarkan ini harus terjadi bukan ?
kelak, jika saatnya tiba aku akan datang menangis lagi di depanmu, setelah aku memutuskan benar-benar cukup untuk berpura-pura bahagia, hanya kamu kan yang mengerti tentang pura-puraku dari dulu..? :)
Bahkan disela marahmu, kamu selalu meminta "hentikan jiwa cassanovamu itu", tetapi aku selalu manjawab nakal "seorang penulis akan membiarkan hatinya melompat kemanapun yang dia sukai". Sungguh itu tidak betul, itu menyiksaku sama seperti yang kamu pernah bilang padaku, itu membuat hidupku seolah tidak berarah.
kamu tahu bukan tentang perempuan yang ku ceritakan terakhir kali padamu?
Perempuan yang menetap di ujung jawa bagian barat sana ?
Tentu saya yakin kamu selalu ingat ceritaku :)
Perjalanku dengannya tidak semulus apa yang saya inginkan, semua menjadi berat dan berantakan, entahlah... Itu baik apa tidak, hanya saja yang aku tahu, aku kehilangan dia disaat aku benar-benar tidak ingin dia pergi. :)
namun, seperti telah direncanakan, semua begitu rapi menenggelamkanku pada kubangan lara yang cukup besar, kubangan yang sangat tidak ingin aku temui lagi setelah bangkit dari traumaku dua tahun kemaren.. :)

Hey sahabatku yang sedang menghidupi kanvas organignya..:)
Aku tahu kamu menginginkan yang terbaik buatku, aku tahu kamu berharap aku lebih baik dari tahun-tahun yang berlalu, aku tahu ketakutanmu tetanng pudarnya kepercayaan orang-orang terhadapku, kamu selalu bilang "jangan jual hatimu terlalu murah, dan jangan sampai romantismemu itu menjadi senjata yang akan ngebuat mereka tidak mempercaimu kelak", aku masih ingat betul bagian itu sahabatku, tetapi aku pecinta, aku bukan petualang, hanya saja aku sedang mencari yang terbaik, walau pada akhirnya aku selalu tidak berhasil mencari yang paling baik, tetapi saya berproses ketempat dimana semua yang aku lakukan tidak terlihat kebetulan belaka, ini proses yang bermuara pada ketentuan Tuhan kan ? :)

Sahabatku yang sedang menikmati nafas baru dari lukisan organiknya, malam ini mungki kamu sedang shalat malam, dan aku yakin kamu selalu membawaku dalam percakapanmu bersama tuhan, terimakasih untuk waktumu, dari dahulu sampai masaku habis nanti.
Emmmm sesekali mampir yah di mimpiku, agar aku bisa bercerita semua tentang hal yang ingin kau tahu dalam perjalananku selama ini, atau aku yang datang di mimpimu, tolong jelaskan.. Kamu ada diruang mimpi keberapa, tunggu aku disana yah, aku akan bawakan hula-hula untukmu, sebagai sogokan untuk meminjam telinga kirimu..:)

Hehehehe.. Selamat pagi sahabatku, selamat berjumpa di mimpi.. :)

Senin, 10 Juni 2013

kebersamaan di bawah hujan

Berpayung dalam gerimis
Aku melakukan bersamamu
Menyasikan senyummu dibawah hujan
dari garis-garis gigimu yang rapi
Sedekat mata kita sedekat harus nafasmu
Aku menikamti setiap desah
Saat kamu menarik nafas
Saat kau mulai menghembuskannya kembali
Menikmati setiap kedipan matamu
Setiap apa yg kamu perintahkan kepada matamu

Aku membiarkan ada aliran air di dahi kirimu
Itu memabah cantikmu saat itu
Kita sedikit kebasahan
Kamu sedekat mungkin menikmati teduhnya payung itu


*apa kamu lupa kemaren kamu mencintaiku ?

Aku menemukanmu sedang sakit, dan kau menemukanku sedang sekarat. bag 2

Seperti bisa dihari kemaren, sapaan "selamat pagi sayang" di BBM, WHatApp, dan telepon menjadi candu diwarna baru kamu. "Kerjaan barumu adalah ngePING!!! Dan kerjaan baruku menunggu PING!!! Darimu" begitu saya selalu bilang disela-sela obrolan.
Jujur, sebenanrnya kami belum pernah bertatap muka langsung dari rasa nyaman ini, kita tidak begitu saling kenal, tapi kita saling percaya bahwa "tidak butuh saling mendekap agar jantung kita bersaksi, dalam cinta yang dimulai dari ketertarikan hati, maka hati mampu menjawab segala ragu-ragu kita".
Beberapa sahabat meragukan kebenarannya, tetapi aku percaya, dan dia pun percaya bahwa kita tidak absurd, kita ada, nyata dan tertulis didalam ketetapan Tuhan.
Tetapi kita sama-sama tidak pernah tahu, bagaimana keyakinan itu datang? Apa mungkin kita benar-benar saling jatuh cinta ?
*jawabnnya adala "IYA". :)

Beberapa waktu dari keresahan-keresahan itu, ahirnya saya menemuinya, dia ada diujung sana, aku terbang dgn segala keceman, dagdigdug, dalam perjalanan aku berpikir ini buruk, ini tidak nyata, ini hanya retorika manis dalam dunia maya, meskipun dia selalu menyakinku "aku ada sayang, aku nyata, kita nyata" lagi-lagi deburan kata "aku kangen banget sayang" itu meruntuhkan keraguanku.
"Tidak, ini benar, ini nyata, hati kami ada dalam padu rindu yang sama, hati kami ada dlam dekap hangat kekhawatiran yang sama, ini benar-benar ada, ini taktir" begitulah saya mengumam dalam penerbangan saya.
Dan akhirnya setalah saya sampai dikota yang masih tampak sangat baru itu dimataku, saya harus menunggu dalam cemas selama tiga hari, tanpa ragu saya menantinya, setelah 3 hari dia datang menemuiku, ya, kami berjumpa di halte putih, dia tersenyum sumringah padaku, dan hatiku berdegup tak beraturan.
Kita menghabiskan banyak detik bersama, kita saling becerita panjang lebar, dia sangat ingin tahu tentang kehidupanku, dia begitu cantik dimataku, sesekali, aku mencium keningnya, dia menyambut mesra sehingga memudarkan segala ragu dihari kemaren. Yah, kami benar-benar-benar saling membutuhkan. :)
Pada satu kesempatan, aku memeluknya dari belakang, dan berbisik lirih ditelinga kanannya "sayang, suatu saat aku pasti kehilangan kamu, tetapi untuk bagian ini aku siap kecewa" tiba-tiba hening, aku tahu ada gemuruh negatif dihatinya saat itu, dia begitu menikmati setiap hal yang terjadi, tawa, awang-awang dan sentuhan mesra dariku, dan aku pun begitu, yang tidak mau melewatkan sedetikpun keindhan itu.
Disela tawa kami aku berkata sedemikian percaya diri "kamu beruntung bisa mendapat kasih sayangku, karena salah satu orang bahagia didunia ini adalah orang yang pernah merasakan kasih sayangku" :)
Dia diam seoalah tak paham, tetapi dia tetap menikamti romantisme itu, dia perempuan baik yang sangat cerdas membuat lelakinya bahagia.
"I love you, I love you more" begitu percakapan yang sering keluar dari kami, "sini sayang, aku peluk sampai kamu sesak, agar kamu bisa merasakan kesaksian jantungku, agar kamu tahu kuatnya nadiku" retorikaku selalu membuatnya tersenyum, kita memeluk hati yang sama, ialah hati kita, memeluk tubuh yang sama, ialah tubuh kita.
Emmmm aku lupa berapa kali ya aku cium kelopak matamu?
Mata yang selalu menganggu tidurku, mata yang selalu aku rindukan, mata yang selalu menatapku dalam-dalam.
Mata yang pernah menangis didepanku, mata teduh yang mencintaiku.

*next

Aku menemukanmu sedang sakit, dan kau menemukanku sedang sekarat. bag 1

Perempuan itu aku sebut dia "anak kecilku" di publik, dan "mata senja" di beberapa keadaan dan waktu lain.
Awalnya, sebiasa mungkin kami berkomunikasi melalui jejaring sosial, saling komentar dengan retorika candaan yang biasa, *kesamaan kami adalah sama-sama humoris. :)
*sama-sama gemar konsumsi ikan tongkol.
Kemudian, entah... Proses itu tiba-tiba berubah pada hal yang saling menyediakan bahu, kita saling bercerita seputar "putusnya saya dengan orang dimasa lalu saya, dan tentang hubunganya degn pacarnya yang sudah tidak seharmonis dulu" dia bilang "kita sama-sama punya cerita menarik untuk saling diceritakan.
dia berkata "Tidak butuh waktu lama untuk merasa nyaman sama kamu", kita saling menikmati kenyamanan itu, kita seolah manusia haus yang menemukan hujan saat itu, seolah musafir padang pasir yang menemukan danau, kita menikamti teduh tenang dari riuhnya pedih dihari kemaren, kita tidak bersalah karena kita sekedar berbagi senyum.
Kemudian, senyum kami semakin mewah, akhirnya menyentuk kepekaan hati masing-masing, rasa nyaman itu terlalu membabi buta datangnya sehingga kami tidak kuasa menolak, kita berada dalam dekapan nyaman, selalu tertindih rindu, akhirnya kami menjafi candu yang tidak tertolong saat itu.
Kami semakin sekarat pada rasa nyaman diantara ketakutan-ketakutan kami, diantara hati gigil kami. :)
Pernah sesekali dia berkata "kelak, akan ku kagetkan dunia atas kehadiranmu dihidupku" kalimat yang sama sekali tidak saya sangka keluar dari bibirnya, lalu kami semakin saling datang dan menelanjangi masa lalu masing-masing, aku dan dia menjaki satu (kita) dalam balutan perban rasa nyaman.

* Next :)

Jumat, 07 Juni 2013

Aku adalah Awan

aku
hanyalah sekedar awan pada ufuk sore
menentang jingga memancing amarahnya
menenggelamkan pilu pada kepakan burung-burung pemuja jingga.

aku
adalah kelana pengutuk malam
mencuri senja dari penyatuanku dengan jingga
lihatlah aku dengan murkanya jingga
maka damailah para hati yang kelelahan.

aku adalah Awan

Kamis, 29 November 2012

dwitasari tweet

ini adalah tweet dwitasari di twitter..
entahlah mengapa aku suka nge RT jelmaan" cinta yang menari di awan ini..
cinta yang seperti ini adalah cinta yang tidak akan pernah berhenti..
cinta yang model begini adalah tong sampah,,,
kemudian hanyalah berharap tanpa melakukan apapun,,
kejarlah,,, lakukanlah sekalipun hatimu menggigil,,
jangan biarkan kebahagiaanmu terabaikan...!! :)


Dalam kamus orang yang sedang jatuh cinta. Tak ada kata bego, bodoh, dan tolol, yang ia tahu hanya berkorban. Itu aja.


Pernahkah kaumemikirkan seseorang bahagia karena melihatmu bahagia? meskipun kebahagiaanmu tak membutuhkan hadirnya.


 kamu tau segalanya, tapi kamu memilih diam, memilih tak peduli; agar aku tak memasuki hidupmu terlalu dalam.


dari kejauhan, rindu kita ternyata tak benar-benar bersentuhan. 

enggak, kamu gak ngerti rindu yang aku simpan sedalam apa. kamu cuma bisa berpersepsi, mengkalkulasi, perasaanmu mati. 
Perhatian sederhana yang terlalu sering ditunjukkan lama-kelamaan berubah menjadi lebih dari itu. Cinta, mungkin. 

kita temenan, tapi ada perasaan yang tumbuh lebih dari itu. kamu tahu? 

Memeluk tak harus dengan lengan, bisa juga dengan.... doa. 

Mungkin, kali ini giliran aku yang pergi. Akan ada saatnya kita disatukan Tuhan kembali. 

Jangan biarkan aku melangkah sendirian tanpa pengawasanmu. :') 
Beberapa hal yang datang memang kadang ditakdirkan untuk tidak tinggal, tapi pergi; agar lebih baik

Kamu tahu segalanya dari mataku, dari tindakanku, tapi kamu memilih tak mengartikan segalanya terlalu jauh. 
Kamu tahu aku berbohong ketika berkata ikhlas melepaskanmu, kamu hanya tak ingin memperpanjang waktu saat bersamaku.





Senin, 26 November 2012

Sejatinya orang dewasa tidak akan pernah bisa punya banyak pilihan :)

Malam ini aku menghabiskan waktu di teras kostku yg panas ini
Seoalah ada yang menahanku disini malam ini, entahlah setan kah, atau malaikatkah ?
Yang jelas aku lebih suka menikmati keragu"an bulan dalam menyampaikan sinar malam ini,
dibandingkan dengan membahas masa depan bangsa ini bersama kawan" pembebasan dari makassar di sekitar kampusku. :)
Aku menjadi penghuni kost yg baik malam ini, :)ditemani Rokok dan BBM yang tiada henti berbunyi,
lalu seperti biasa ahir" ini aku selalu tidak terpisahkan dengan botol minumku..
Rasa haus selalu menggangguku stiap saat.. dan celakanya.. Setiap kali ku meneguk air..
Aroma rokok menarik hati agar menghisapnya kembali dan terus berulang".. :(
Aku menghisapnya dengan penuh kasih, lalu ku hembuskan asap di balik sadarku.
Mataku tiada henti"nya tertuju pada keragu"an bulan,
Absurd memang.. Bahkan sedikitpun tidak tampak mendung mengeksploitasi sinarnya
Tp bulanku kucel.. Kusam.. seperti Mukaku saat ini,
Apa dia sedang menertawakanku malam ini ? :(
Entahlah...
Tp apapun itu aku tidak peduli.. Aku akan menikmati ini sampai darah
Sampai nadi, sampai jantung, sampai mati.. :)
Ini rasioanalitas yang begitu rumit... Aku tak berdaya menghadapinya.
walau sebenanya ada hikmah yang harus ku syukuri,
karena Keadaan ini tidak berkepanjangan..
Karena keadaan yang memonopoli kebebasanku
Karena keadaan yang menelanjangi keinginanku..
Ahirnya smua ini memang benar" menyadarkanku
"Setelah dewasa.. Hal yang kita inginkan tidak selalu dikabulakan"
dan kini tugasku adalah merawat hati agar tumbuh samakin besar
Karena satu"nya cara agar bisa menerima keadaan adalah dengan cara berbesar hati bukan ? :)

Keadaan ini telah menggiringku pada ketidak tahuan
bagaiman caraku menyampaikan rindu ?
bagaman caraku jujur bahwa aku ingin memeluknya  ?
dengan lenganku sendiri "pertama dan yang terahir" ?
Tetapi aku teringat dengan apa yg disampaikan oleh Mas "Moammar MK"  
"rindu yang paling klimaks adalah ketika dua insan saling berjauhan tetapi saling mendoakan"...
Lalu kemudian dwitasari juga pernah menyampaikan bahwa
"Pelukan itu tidak harus dengan tangan kita sendiri, tetapi bisa memalui do'a"...
Apa yang disampaikan oleh mereka..
Semakin manyadarkan aku..
Bahwa sejatinya Orang dewasa memang benar" tidak akan bisa punya banyak pilihan... :)

:)

Jumat, 02 November 2012

sesungguhnya ini bukan pilihan 1

               Aku memang tidak sepintar sahabat"mu itu Mahes, aku bukan perempuan pemikir seperti mereka..
               sekarang kamu boleh memilih.. antara aku dan mereka yang harus tinggal dihidupmu.. 
  
dengan nada memaksa dia (Dalianti) berkata sambil menahan tangis kepedihan dihatinya,
tanpa tatap dia lalu membuang muka didepanku, aku tahu betul perasaannya saat ini, lalu aku peluk dia dengan kata maaf...

              Dalianti,, maafkan saya, saya tidak berniat melukaimu, apalagi membandingkanmu dengan
              siapapun..
kamu harus tahu, sesungguhnya ini bukan pilihan, apa yang bisa ku pilih, ini tidak benar Daliant..
kamu dan mereka mempunyai porsinya sendiri" didalam hatiku, mereka sahabatku, mereka ada ditempat berbeda denganmu,, kamu harus percaya,, atau setidaknya kasih saya kesempatan untuk menjelaskan dan membuktikan semua ini..
bagaimana kamu ingin pergi...?
bagaimana aku harus menahanmu ?
sungguh aku lelaki tolol yang tak mampu membaca kesakitanmu dibagian ini,
aku lelaki bodoh yang tak bisa mengartikan diam pedihmu dibagian ini.
maaf.!!!

dia tetep saja membungkam dan mencoba melepaskan dekapanku,,,
semakin dia coba melepaskan diri, aku semakin erat menenggelamkannya dalam pelukanku..
kalo boleh jujur, saat itu adalah hal yang paling sulit buatku, aku hanya bisa mencoba menenangkan dia, meyakinkan dia,..
beberapa lama kita tenggelam dalam pelukan satu arah itu, ahirnya dia terisak dan menangis sambil meremas" rambutku..
saat itulah aku yakin, ada angin ketenangan menghapiri jiwanya, lalu dia mulai berbicara dengan isak manjanya itu...

aku tidak tahu harus menjelaskan apalagi padamu Maheswara, aku tidak benar" mengerti tentang keadaan ini, yang aku tahu hanyalah aku takut kehilanganmu, 
aku takut kau dan aku merenggang tanpa jarak, 
aku tidak ingin siapapun mengambilmu, 
aku benar" takut ada orang lain yang mencoba menyentuh hidungmu, 
menyentuk bibirmu, dan aku tidak ingin ada orang lain menemukan tempat ternyaman dihatimu,
aku ingin menguasai utuh hatimu, aku takut, dan benar" takut...

saat itulah kurasakan angin mulai berdesir takberaturan, aku lemah mendengar pengakuan perempuan polosku ini, aku benar" dibuat tidak berdaya dengan retorika kejujurannya itu, aku menyerah dengan butiran" airmata yang tiba" menetes dipipiku, aku mengencangkan pelukanku dan lagi" meminta maaf..
aku kalah melihat airmatanya, dia mampu menelanjangi ketegasanku, aku benar" tidak bisa mengendalikannya, dan dia semakin menguasaiku dengan kepolosannya itu..

Mahes..
apa kamu pikir enak punya pacar berdekatan dengan perempuan lain ?
apa kamu pikir aku setegar itu untuk menerima dengan flat apa yang kamu lakukan dengan sahabat"mu itu ?
Tidak Mahes, tidak.. 
aku terlalu lemah untuk begitu, aku terlalu rapuh untuk menerima semuanya begitu saja..
aku hanya berjuang ditempat yang masih bisa ku perjuangkan,
aku cukup berhak kan Van tentang ini ?

dia semakin membuat keadaanku tersudut, dia mendilasikan egoku menjadi benar" tidak berdaya..

maafkan aku Dalian,
kamu begitu berarti bagiku, aku tidak mungkin pergi, aku tidak bisa pergi,
kamu harus tahu itu.. kamu adalah segala bagiku,
maafkan aku
maafkan aku
maafkan aku

lalu dia diam, dan aku mulai berani mendaratkan kecupku dikeningnya, dia mulai menghapus airmatanya,
lalu mengajakku pulang..
sepanjang perjalanan dia tak banyak bicara, dia bungkam dibalik hlem putihnya itu, kita menjadi kaku diatas laju motor yang sengaja aku pelankan saat itu..
aku tahu, rasa marahnya tidak semudah itu terbayar dengan pelukan murahku itu, dia tidak semudah itu aku taklukkan..
akupun menjadi tolol dan tidak bisa mencairkan suasana, meski sempat beberapa kali aku coba mebuat pembahasan baru,  tetapi dia menjawab dengan sesingkat mungkin..
dan seampainya dipintu rumahnya, tanpa menoleh dia berlalu meninggalkanku diatas motor bututku,
tanpa sepath katatpun dia menghilang dibalik pintu.. 
dia tidak pedulikan kegelisahanku.. dan akupun memutuskan pergi,, mungkin dia sedang tidak ingin bicara denganku, dan aku tahu betul apa yang terjadi dengannya..

Senin, 29 Oktober 2012

Hutbah dibawah Aurora

hey...
apa kamu ingat, purnama kemaren ?
dikota kecilmu itu pemadaman listrik sedang terjadi selama beberapa saat,
untung saja bulan sedang bulat-bulatnya,
lalu aurora yang indah menyatu dengan senyummu yang menawan itu,
ketika itu aku merasakan terang dengan sinar putih penyatuanmu dengan bulan,
ada spektrum membelai wajahku yang kusut karena asap,
ada nyanyian lusuh dirambutku, dan smua itu terbelai dalam gelap.

engkau seperti senja,
yang memaksa kekuasaan terang jatuh pada gelap,
engkau bercerita banyak hal,
sungguh anggun tetapi tak terjamah,
sungguh menawan tetapi tak teraba,
lalu menyisakan kesenduan diantara tawa,
*sungguh sesatnya perasaan ini,
salah arah dan tak mau kembali,
salah tempat dan tau mau bergeser,, ahirnya aku tidak tertolong. :(

malam itu retorikamu tak terdengar jelas,
aku hanya memperhatikan beningnya matamu,
aku hanya memperhatikan tarian bibir mungilmu itu,
apapun yang kamu lakukan menjadi kunci dari senyumku yang tidak bertuan ini.
aku memperhatikan betul caramu berhutbah dibawah purnama malam itu,
aku menyaksikan peraduan senyum di bawah auroranya,
dan aku semakin tenggelam dalam hutbahmu.!!!

Sabtu, 27 Oktober 2012

Matamu adalah kunci tatapanku

hey,
selamat pagi perempuan kecilku,
selamat mimpi indah ya..
aku tahu saat ini kamu pasti sedang tersipu lelap didalam tidurmu,
karena kamu pasti sedang asik"nya memimpikan kekasih tercintamu itu kan ? :)
ah, sudahlah itu tidak masalah buatku, karena dia lebih berhak atasmu,
aku tidak pernah peduli dia memonopoli seluruh hati dan seluruh kehidupanmu,
karena menjadi sahabatmu saja adalah hal yang sangat mahal bagiku,
melihatmu tertawa, mendengarmu berkata, caramu memperlakukanku,
caramu bergerak, dan indahnya mata itu adalah pengunci
dari tatapan"ku yang terlalu nakal ini :D
dan kamu selalu berhasil membuatku tersenyum tanpa alasan :)

emmmm,
malam tadi, mungkin kamu tidak menyadari
begitu tatapku ingin sekali menghunuskan pedang dihadapanmu,
betapa mataku ingin bicara banyak hal tentangmu kekagumanku,
meskipun kamu selalu berhasil membuat aku bungkam
ketika kamu sedang asik bercanda ria dengan kekasihmu itu,
entahlah,,, 
dan aku hanya tau kau membingakai tatapku begitu indah,
sehingga mata ini menjadi lemah untuk tidam diam ditempat itu :)

hey,
perempuan yang sering aku sembunyikan dari mantan kekasihku :)
bangun dong sudah subuh nih...
ayo shalat... kita shalat bareng yah...
kamu jadi makmumku yah.. sana cepat ambil wudlu' :D
*ngayal

pernah salah satu sahabatku berkata, "kalo kita udah gede, ga smua hal yang kita pengen dapet terjadi lo".
aku tahu itu, aq sadar betul porsiku saat ini, berharap tidak pernah ada yang berubah,
tentang makna ini, tentang bentuk ini :)
walau semua terlalu absurd, bahkan aku pernah yakin hal yang tidak akan selamanya ini,
hal yang tidak akan lama ini..
lalu, mengapa waktu begitu cepat berlalu, mengapa waktu tidak melambat ?
aku ingin terlelap sebentar saja, tolong jangan bangunkan aku,
aku ingim menari diawan bersamamu, aku ingin menahan senja agar lebih lama bersamamu,
aku ingin semua hal bersamamu, sekalipun hanyalah dimimpi" belaka :)

karena aku berbeda

Rabu, 24 Oktober 2012

kamu adalah halaman pada lembar kehidupanku

Hey.. kamu... perempuan yang tidak mungkin ku sebut namanya..
kamu ga capek yah semaleman melompat" di otakku ? :(
tidak kasihan ya sama aku..:(
nanti kalo aku kangen kamu terus giman..? :(
Terus kenapa juga kamu kok bisa"nya nyasar di otakku malam ini...?
apa otak" yang lain udah bosen kali yah kamu singgahi ?
padahal aku tidak pernah bosan lo untuk kamu ganggu..:)
karena sekalipun kamu hal lama dihidupku, 
tetapi kamu selalu tampak baru bagiku..:)

Kamu bukan trending topik didalam hidupku,
tapi kamu adalah halaman pada setiap lembar kehidupanku,,
Kamu tahu ?
bahwa setiap ku buka halaman, disana kamulah yang pasti selalu ku perhatikan..
aku selalu mengingatmu, menbacamu..
bahkan saat bibirku tidak mengatakan apa"
aku masih menggumam tentangmu *dihatiku..:)

Hey...
aku kangen kamu malam ini :(
kangen matamu,
hidungmu
bibirmu
gigimu
suara anehmu itu...:)
kapan lagi yah kita bisa menghabiskan waktu bersama ?
melakukan hal gila ditempat kerjamu?
lalu aku culik kamu dari tempat kerjamu ?
hehehehehe... maaf ya peri... kalo aku selalu merepotkanmu :)

Hey perempuan mungilku  :)
kamu terlalu kompleks untuk tidak aku kagumi,
terlalu lebih untuk aku abaikan begitu saja,
emmmmm...
walau sebenarnya dibalik semua tawa ini ada rasa hawatir yang menggaung diantara sunyi,
aku sadar betul ini tidak akan lama, ini tidak mungkin selamanya,
Kita... kita yang sekarang masih menjadi kita
akan hilang dengan sendirinya,
karena hidup memang selalu begitu kan..? :)

Kamu tahu perempuan manisku ?
sekarang aku memandangmu sudah beda, *lebih tepatnya sedikit berbeda :)
entah, tapi mudah"an aku tidak seberharap dia untuk selalu ada disekitarmu,
karena hal yang salah maka selamnya akan nampak salah,
karena hal yang tidak enak selamnay akan tidak enak,
Tapi sudahlah, ini pun aku pikir tidak akan selamanya, yah... mudah"an saja :)

                                  Karena aku berbeda ~Awan

Jumat, 19 Oktober 2012

Dimataku "kamu masih selalau tampak sempurna"

                                           Friday night 19 okt 2012

Ini adalah kali kedua aku nyamperin kamu ditempat kerja..smile
Ga' tau juga knp ?
Tiba" dijalan tadi aku inget kamu dan ingin sekali melihat senyummu malam ini.. :)smile
Dan tidak salah lagi..
Wajah segarmu terlihat jelas dari balik kaca Mc-D,
semakin jelas sosokmu yg sejuk, tenang sedang giat"nya tersenyum pada beberapa pengunjung.

Lalu... Sepeti yg sudah"
Dasar kamu yg ramah dan murah senyum itu... :)
Apalagi tuntutan karena pekerjaan.,
Lirikmu secara tidak sengaja mengarah padaku,
hingga ku sadar betul.. Tatapan keduamu terhadapkuku adalah bentuk memastikan... :)
Mungkin kamu berpikir "kau kah itu"..? grin :D *GR

Hehehehehe yah.. Itu lah lebihnya
Walau semua orang mendapat senyum ramah darimu..
pelayananmu yg tidak tebang pilih...
Caramu menyapa, caramu menyebutkan nominal...
Caramu berterimakasih..
Adalah bahasa dengan ekspresi yg sama...
Tetapi aku pikir, hanya akulah satu"nya yg mendapatkan rasa kagetmu malam ini..grin:)

Namun tentu saja intinya bukan itu,
hanya saja aku lega sekarang, setidaknya rasa kangen ini telah patah dan tidak membiak di dadaku, kepedihanya juga telah mencair... *sedikit mencair lebih tepatnya, smile
Berjumpa denganmu malam ini membuat rasa kangenku berdilasi
lalu mencair dari kebekuanya.
kamu adalah kehangatan absolut bagi hatiku yg sedang menggigil merindukanmu...:)smile

Emmmmmm
hey...:)
Kini aku dilantai dua lo, menikmati germerlap lampu" dikotamu,
lalu lalang kendaraan yg seakan detak dari rasa penasaranku sama kamu,
seakan tidak pernah berhenti... Dan angin sejuk ini juga menanbah aroma nikmat Cappucino buatanmu ini...:)smile

hey... Perempuan yang bila ku sebut namanya akan ada yang m arah...:)smile
Aku hanya ingin bilang padamu,
                                  Dimataku "kamu masih selalau tampak sempurna"
Entah sampai kapan...?
Aku tidak mungkin memastikan hal yang diluar kendaliku,
Karena kamu dan kebahagiaanmu itu,
Karena kamu dan keharmonisanmu itu,
Karena kamu dan kesetianmu itu...
Dan karena aku pikir kamu sangat mencintainya..smile
                Semoga bahagia yah sama dia smile

*amiiiiinnnnn

                                                                                           ~Awan

smile

Kamis, 11 Oktober 2012

Selamat tinggal sayang

                                          Januari 2012
 
Mungkin...
Stelah hari ini, entah esok ato kapan,
mungkin sampai waktu yang aku sendiri blum bisa menentukan batasnxa,
smileSepertinya,,
Akan semakin berat rasa kehilanganku :(
Akan semakin rumit, entah itu mengapa...?
Aku sendiri tidak yakin,
tapi harus ku lepaskan belenggu ini dari hidupku..smile 
aku pikir sudah tidak benar" baik buatku, buat semua,
dan juga buat hari esok kita semua..  :)

karena mungkin jalanku yang tidak cukup mudah untuk ngebuat
mereka slalu percaya n tersenxum karenaku..!!!
Cukup, mungkin dengan pernah ada rasa bangga ketika ada aku di antara mereka,
Pernah ada lelaki seegois ini diantara mereka,
kini aku hapus semuanya, Aku putuskan untuk mengahiri smuanya. :)

Hemmmm....!!!
kini aku harus cukup kuat untuk menghantam semua karang" ini, 
aku harus cukup kuat untuk menggenggam duri" ini, 
entahlah...
Tapi aq tidak pernah menyesal pernah menjadi bagian dari hidupmu, 
pernah menempatkanmu pada porsi paling besar dihatiku, 
walau akhirnya harus menanggung pedih yang mengenaskan ini..

memang sebenanrnya sudah cukup lama aku rasakan cinta itu telah mati dihatimu,
Tapi aq bertahan karna tanggung jawabku, karena aku yg milih,
aku harus hadapi dan terima semua itu...
karena aku memilih kamu dengan semua kepedihan" itu...
Tapi jujur sekalipun bagian ini pedih tetapi aku bahagia bisa melakukannya,
bisa bertanggung jawab atas apa yang telah aku pilih sendiri..
setidaknya, aku tidak mengeluh terhadap siapapun kan..?
Meskipun semua itu ga cukup mau aku bela...!!!

Akhirnxa...
aku benar" pergi, setelah aku rasa benar" tidak bisa membela apa" lagi di tempat ini,
Setelah ku rasa benar"  sudah tidak ada yg perlu ku bela lagi,
*tidak ada yang bisa aku bela lagi..
meski dulu kamu pernah bisikkan "kamu harus membela cinta kita",
dan aku pikir itu hanyalah retorika obsesimu saja untuk bersamaku kan...:)

Sayank...
Aq pergi ya..:)
Jaga dirimu baik"
jadilah perempuan yang berdaya
Jadilah bintang yg setia pada malam
Aq bukan yg terbaik buatmu
Dan aq butuh belajar banyak lagi tentang banyak hal,
Keindahanmu
Berikanlah pada peria yang pantas
bagaimanapun itu...
Dia pasti laki" yang jauh lebih baik dariku
apapun itu..
Dia pasti punxa cara yg lebih baik dariku
dan siapapun itu...
dy pasti sangat tidak sama denganku

Selamat tinggal sayank...
dan terimakasih atas cintamu dulu, waktumu dulu, senxummu dulu...
Semua itu akan terus hidup dengan caraku..
Akan selalu tampak indah dengan caraku.. 
dan Akan terus bergema dihatiku, sekalipun dalam keadaan menggigil...
sampai suatu saat nanti ada yg bisa menerimaku apa adanya...
Dan yakinilah...
Dia pasti punxa cara yg berbeda untuk sayank sama aku...:)

smile
                                                         selamat tinggal sayank, senyummu adalah syurga bagiku...

Karena aku berbeda ~ Awan