Setelah sekian bulan tidak menghubungimu...:)
Hey perempuan yg sudah ditipipin calon lukisan baru oleh Tuhan, bagaimana kabarmu, bagaimana kabar tuanmu, dan bagaimana calon lukisan kalian itu ?
Aku yakin baik-baik saja bukan ?
Emmmm aku yakin kamu benar-benar telah menjaga dirimu dengan baik, bukan karena hal yang pernah ku bilang dulu 3 hari sebelum pernikahanmu "jaga diri baik-baik", tetapi karena orang baik sepertimu memang akan selalu menjaga dirinya dengan sebaik mungkin.. :)
Oh ya,
Lama yah kita tidak cerita-cerita, lama tidak menghabiskan waktu dengan es krim "
tetpi aneh, rasanya baru kemaren kita ada di dalam bagian itu, tawa kita, obrolan-obrolan kita, kegilaan-kegilaan kita, smua hal indah itu masih melekat hebat di otak kiriku,
*memang orang unik sepertimu tidak mudah ku temukan lagi lo..: )
Jadi inget bawalmu saat aku lalai atas kesehatanku, saat porsi tidur mulai tidak jelas, disaat cara hidu yang memang tidak pernah jelas, akhirnya menjadi jadwal khusus pada kutukan emosimu.
Hehehehe.. Aku bandel ya ? Tidak pernah dengerin omonganmu, maaf ya sahabatku, aku selalu tidak mengindahkan permintaanmu, tetapi aku masih ingat betul kalimat yang kau ucapkan padaku menjelang pernikahanmu "jadilah sarjana Hukum yang gagah." :)
kalimat itu sering sekali mengganguku sekarang, mungkin karena aku masih belum menjadi apa-apa, tetapi saya yakin, saya pasti bisa lebih baik dan saya akan lebih baik.
*saya akan jauh lebih baik dari ini.. :)
Sahabatku yang lagi berjuang keras agar selalu lelap dalam tidur malamnya, kamu pasti lagi sedikit tersiksa kan tidurnya.. sudah sabar ya, nanti kalo lukisannya udah sempurna maka kamu akan bangga pernah tersiksa sedemikian rumitnya, kamu akan bangga menjadi serang ibu, nikmatilah segala letihmu...:)
oh iya,
kali ini aku lagi-lagi tergelincir pada lubang yang sama, pada jalan dan lumpur yang sama tetapi ditempat berbeda, ak benar-benar terhempas saat ini, terhempas lebih keras dari sebelumnya, tetapi rasanya memang tidak sesakit dulu, karena mungkin aku sudah terlatih dan menjadi yang tahan banting, hanya saja terhempas tetaplah terhempas, tidak ada alasan yang membenarkan ini harus terjadi bukan ?
kelak, jika saatnya tiba aku akan datang menangis lagi di depanmu, setelah aku memutuskan benar-benar cukup untuk berpura-pura bahagia, hanya kamu kan yang mengerti tentang pura-puraku dari dulu..? :)
Bahkan disela marahmu, kamu selalu meminta "
kamu tahu bukan tentang perempuan yang ku ceritakan terakhir kali padamu?
Perempuan yang menetap di ujung jawa bagian barat sana ?
Tentu saya yakin kamu selalu ingat ceritaku :)
Perjalanku dengannya tidak semulus apa yang saya inginkan, semua menjadi berat dan berantakan, entahlah... Itu baik apa tidak, hanya saja yang aku tahu, aku kehilangan dia disaat aku benar-benar tidak ingin dia pergi. :)
namun, seperti telah direncanakan, semua begitu rapi menenggelamkanku pada kubangan lara yang cukup besar, kubangan yang sangat tidak ingin aku temui lagi setelah bangkit dari traumaku dua tahun kemaren.. :)
Hey sahabatku yang sedang menghidupi kanvas organignya..:)
Aku tahu kamu menginginkan yang terbaik buatku, aku tahu kamu berharap aku lebih baik dari tahun-tahun yang berlalu, aku tahu ketakutanmu tetanng pudarnya kepercayaan orang-orang terhadapku, kamu selalu bilang "
Sahabatku yang sedang menikmati nafas baru dari lukisan organiknya, malam ini mungki kamu sedang shalat malam, dan aku yakin kamu selalu membawaku dalam percakapanmu bersama tuhan, terimakasih untuk waktumu, dari dahulu sampai masaku habis nanti.
Emmmm sesekali mampir yah di mimpiku, agar aku bisa bercerita semua tentang hal yang ingin kau tahu dalam perjalananku selama ini, atau aku yang datang di mimpimu, tolong jelaskan.. Kamu ada diruang mimpi keberapa, tunggu aku disana yah, aku akan bawakan hula-hula untukmu, sebagai sogokan untuk meminjam telinga kirimu..:)
Hehehehe.. Selamat pagi sahabatku, selamat berjumpa di mimpi.. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar