6 Januari
Entahlah,
Tp aq rasa ini semakin kacau,,,
perasaanku dgn liarnya menelanjangi
seragam dinas konsentrasiku,
semua serasa tidak biasa di kendalikan lagi,
terlalu kuat seperti tsuname yg memporak-porandakan
kegagahan kota hati,
menumbangkan pohon" ketulusan
yg dulu rindang seolah gedung" ini,
kemudian membunuh 1/1 jiwa" kesetian
dengan keadaan yg perlahan memang menakutkan ini..!!!
semua serasa tidak biasa di kendalikan lagi,
terlalu kuat seperti tsuname yg memporak-porandakan
kegagahan kota hati,
menumbangkan pohon" ketulusan
yg dulu rindang seolah gedung" ini,
kemudian membunuh 1/1 jiwa" kesetian
dengan keadaan yg perlahan memang menakutkan ini..!!!
Sengaja,
aku buat bahasa yg lumayan Rancu,
agar multy tafsir ato apalah namanya terserah...
:D
agar multy tafsir ato apalah namanya terserah...
:D
B'harap g' ada yg tau maksudq, hanya saja terlihat aneh ya? :D
Mungkin ketika orng bertanxa... "Nah lo.. Kenapa ditulis?"
Ya... Memang aku tulis,
apa ada cara yg lebih baik dari ini yg bs aku lakukan sekarang?
apa ada cara yg lebih baik dari ini yg bs aku lakukan sekarang?
Oh.. Oke fine, mungkin ada... Tp itu menurut anda..
Sudahlah.. Dibaca saja, ato dilewati kalo ga menarik..;)
Ini hanya penting buatku, buat hidupku, mungkin rahasia,
karna sama tuhanpun aku takut
untuk membicarakan terlalu fulgar dan panjang lebar,
aku tahu Tuhan maha mengerti,
tapi biarlah tentang ini aku tidak terlalu banyak meminta..:)
karna sama tuhanpun aku takut
untuk membicarakan terlalu fulgar dan panjang lebar,
aku tahu Tuhan maha mengerti,
tapi biarlah tentang ini aku tidak terlalu banyak meminta..:)
Karna 1 hal yg paling aku takut
jika seandainya Tuhan tunjukan ini yg terbaik buatku...
*kelak.. Maka apa yg akan aku lakukan?
Oh iya.. Aku tau...
mungkin sepertinya aku harus punya sayap...
*Mencoba bikin sayap..
untuk terbang bolak-balik kutub utara dan selatan hanya untuk berteriak?
mungkin sepertinya aku harus punya sayap...
*Mencoba bikin sayap..
untuk terbang bolak-balik kutub utara dan selatan hanya untuk berteriak?
Tentu bukan kan ?
Tapi aku akan mengajaknya terbang,
karna ga cukup hanya dengan senyum ini,
huft...sesuatu yg sangat istimewa,,:(
Tapi aku akan mengajaknya terbang,
karna ga cukup hanya dengan senyum ini,
huft...sesuatu yg sangat istimewa,,:(
Ah... Sudahlah... Ini apa?
Aku tdk akan biarkan sesuatu ini b'henti di 1 tangga
karna mendengar suaraku memanggilnya
karna mendengar suaraku memanggilnya
cukup..
Apalagi ketika dy harus turun
setangga lagi hanya sekedar untuk menungguku menghampirinya...
setangga lagi hanya sekedar untuk menungguku menghampirinya...
Sudah...
Biarkan hal indah ini memijak
tangga" berikutnya tanpa terbebani apapun..
Biarkan dia semakin jauh...
Semakin tinggi..
Dan dy akan temukan surga di ahir pijakanya...
tangga" berikutnya tanpa terbebani apapun..
Biarkan dia semakin jauh...
Semakin tinggi..
Dan dy akan temukan surga di ahir pijakanya...
Tuhan... hamba mohon,
jgn biarkan dy jatuh, t'pleset,
atau salah memijakkan kakinya...
Jagain dy untuk ke bahagianya tuhan...
Karna hanya ini pelukan terhangan yg hamba bisa berikan untuknya...
:)
:)Kelak...
ketika mama kembali dan mungkin menanyakanya,
hehehehe...:D
seseorang yang pernah hampir mama gak bisa
menghafal namanya dengan logika klasiknya itu,
namanya yg menurut mama itu aneh dan hampir panjang itu,,,
hehehehe...
hehehehe...:D
seseorang yang pernah hampir mama gak bisa
menghafal namanya dengan logika klasiknya itu,
namanya yg menurut mama itu aneh dan hampir panjang itu,,,
hehehehe...
Aku akan jawab,,, "dy di syurga ma",
dy telah temukan syurganya, dan sekarang mamalah syurgaku...
dy telah temukan syurganya, dan sekarang mamalah syurgaku...
Huft...
Kebayang juga, klo saat itu Adegku
yang paling tua sudah memahami masalah hati..
yang paling tua sudah memahami masalah hati..
dia yg pernah sangat kecewa terhadap seseorng yg entah
dari mana dy dengar tentang keadaanku ini...
dari mana dy dengar tentang keadaanku ini...
Dia pasti milih tersenyum meski dengan perasaan getir
dan berpikir "seburuk ini keadaan Kaka'ku?"
dan berpikir "seburuk ini keadaan Kaka'ku?"
lalu Kemudian adikku yang paling kecil,,,
dia adegku yg sama sekali belum pernah aku sentuh wajahnya,
seorang adeg yg sama sekali blm pernah aku dengar tangisnya...
Oh... Tuhan... Jgn biarkan dia secepet itu tau keadaanku...
Mereka syurgaku... Dan aku juga harus menjadi syurga buat mereka...
Teiapi akan tetep aneh,
ketika Baba dengan gaya lamanya yg keras namun bijak itu..
Beliau pasti bertanya, "ayo nak, baba sama mama udah tua,
segerelah menikah, mana calonmu, siapa, anak mana?"
Ohhhhhh...:(
Itu peredam suara paling hebat dan multy fungsi,
bukan cuma suara yg diredam,
bahkan seluruh detakan senyum dan sebagian alunan" nadi
akan teredam dan mungkin berhenti untuk beberapa saat..
:D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar