Jumat, 19 Desember 2014

Kelakar awan..!!


Iya, dia serangkai masa lalu yang telah lama ku tinggalkan
Langit sore itu sudah lama tak ku singgahi
bahkan jingganya selalu ku biarkan kesepian di dalam gelap

Dentingan hujan selalu bersaksi satu persatu
mereka menyampaikan kidung sendu dari bisik jingga yang tak lagi merona
Iya, jingga yang tak lagi ku gauli 
Jingga yang tak lagi ku peluk erat
Jingga yang hanya sesekali ku lirik tanpa ku pedulikan rajuknya

Rasanya, memang semakin teriris
Lembah hidup yang ku pilih adalah abstraksi kehidupan
Semua serba tidak nyata,
semua serba tidak jelas arahnya
Bahkan terkadang aku memilin masa dima aku masih mengemis resah pada malam

sebenarnya Aku tidak pernah dirampas
akulah yang merampas,
Waktu sudah tidak lagi panjang,
Waktu sudah tidak lagi tenang,
Lari dan terus berlari, 
jiwaku menjadi semakin jauh dari jengkalan masalaluku yang pernah panik

Aku tidak lagi menjadi awan yang dinikmati gratis oleh siapapun
Jiwaku terkungkung dalam benih-benih malam
Akhirnya, penyatuan awan dengan jingga menjadi sejarah dimasa laluku,

Awan adalah kenangan, 
dan malam adalah harapanm 
lalu pagi tempat dimana kita menentukan pilihan,
Temuilah matahari sebab disanalah kau akan temukan harpan..!!


Rabu, 17 Desember 2014

Lagi-lagi entahlah ?



Beberapa malam ini aku merasa begitu kesepian 
hening, tidak berkawan, tidak juga berlawan,
dan lagi rasanya malam ini begitu subur 
untuk ditumbuhi benih-benih kenangan dari masa lalu
Masa dimana belum terjadi apa-apa, 
Masa dimana semuanya masih berapi-api,
Masa dimana barisan sahabat masih merapat,
Masih hangat, masih mesra di dalam perbedaan.
kini atau Sekarang,
Pada siapa lagi aku harus berbagi, 
harus tersenyum, 
Dapat meneggelamkan letupan-letupan resah kecil yg selalu terjadi setiap hari.?
Sahabatku... sahabatku..
aku rindu kehangatanmu..
aku rindu ditanya,
Mungkin aku juga rindu waktumu..!
Waktu dimana kita saling memoles resah-resah yang kemudian mampu menerbangkan sejanak kenirwana.
Ah... aku jadi secengeng ini sekarang,
padahal cukup banyak waktu dulu yang kita gunakan untuk saling belajar 
tentang kesabaran, tentang kuat, sampai semisteri tentang keiklasan.

*tidak banyak yang memiliki kesempatan sebegini hebatnya,
  sebab tidak banyak sahabat yang secerdas kita..!!


17 Desember 2014




Awal maret 2014

Repost.

Entahlah apa yg terjadi dengn diriku

aku tidak tahu pasti mengapa dan bagaimana ini berkisah,

Aku seperti ketakukan

Seperti dikejar sesuatu yg suatu saat akan memengglku,

Yah... Itulah yg terjadi, itulah yg begitu terasa saat ini..


Tidak ada yg tahu, tidak satupun yg memahami,

Aku menelannya sendiri
Aku membiakkannya sendiri,
Ini bagianku dan hanya bagianku,
Bahkan ini akan selalu menjdi bagianku.

Rabu, 12 Juni 2013

risau... ;)

Hidup itu tidak rumit, hanya menjaga keseimbangan saja..:)
Hidup itu seperti menaruh telur di ujung salah satu jari kita, kita bebas memilih.. Dijari mana telurmu akan diletakkan :)

Lalu.. Belajarlah menari, belajar memainkan jari yang menopang telur..
Yang terpenting tangan yang lain harus siap menangkap bila sewaktu-waktu telur iru tergelincir dari jari kita, kita hanya harus siap agar telur itu tidak pecah..:)
Bahkan ketika salah satu tangan kita terikat,
kita harus siap melakukan semua peran dengan satu tangan saja.. :)
Kita harus cerdas memainkan satu tangan dengan jari-jari kita.

sebenarnya, akan ada titik lelah dalam memerankan satu tangan kita,
Tetapi kita sering melupakan, sesungguhnya dengan satu tangan
kita mampu melakukan lebih dari sekedar satu bagian.

*kita kuat bila kita ingin menjadi kuat, dan kita terpuruk ketika kita lupa, bahwa kita cukup kuat :)

Aku menemukanmu sedang sakit, dan kau menemukanku sedang sekarat. bag 3

"Sayang makasih untuk semuanya, kamu benar,orang yang rugi adalah orang yang tidak pernah tau gimana rasanya disayangi kamu, dan aku beruntung bisa merasakan itu sekarang, kamu berarti sayang".
Begitulah kalimat yang dia ucapkan disela romantisme yang kita buat, dia seolah kesetanan, entahlah... Saat itu dia sedang jatuh cinta dengan lelaki sederhana ini..:)

"Sayang, kali ini aku benar-benar jatuh cinta sama kamu' dengan nada lirih dan pasrah, tetapi mengerikan, bagaimana mungkin hal sederhana yang saya lakukan mampu membuatnya sejatuh cinta itu ?
Ini lagi-lagi membuatku seolah bermimpi, tetapi dia selalu meyakinkanku bahwa kami adalah kenyataan yang tertulis pasti dari tangan Tuhan, "ini takdir sayang" kembali dia menegaskan dengan dengan pasti untuk mengikis ragu yang selama ini mewarnai kepercayaanku.

"Sayang, aku tidak hidup diawan, tetapi aku hidup dihatimu" dengan menggenggam tanganku dan menaruh di dadaku, hehehehe... Ini gila, sungguh hal yang gila.. Tetapi aku bahagia, setelah sekian lama terpuruk pada kubangan trauma, inilah aku dinia.. Aku yang hidup kembali, terlahir dengan mimpi baru... Dalam kesalahan termanisku, *aku menikmatinya..:)

Hari berganti hari, aku nikmati kebahagiaan bersamanya, kami pasrah dalam dekapan cinta, kami menidurkan harapan pada rindu-rindu yang kami tabung untuk bekala pelukan, kami saling berdo'a, kami saling mengingat dari beringasnya jarak yang makin lama makin menerbangkan rindu-rindu kami. :)
Kami menjadi mangsa terlemah taring-taring rasa nyaman, kami tidak bisa menghindari kesalahan ini.
Walau sebenanrnya saya menyadari, dalam hitungan detik, dia bisa saja meninggalkan bagian ini, dalam hitungan detik, bisa saja dia melupakan bagian ini.. :)

Tentu saja apa yang aku takutkan beralasan, Tuanmu, tidak mungkin merekan begitu saja kebahagiananya terbagi, tuanmu, tidak akan mengiyakan kebahagiaannya direbut.
Karena hanya orang lemah yang bisa menyerah sedemikian pasrah pada cinta..:)

*lihat kami setelah ini, mungkin kami akan segra menjadi debu yang begitu mudah diterbangkan angin.. Sehingga penyatuannya akan hilang.. Dalam makna, juga dalam bentuk :)

Selasa, 11 Juni 2013

hey,,, selamat pagi senja :)

sampai sepagi ini aku belum sempat memejamkan mataku sedetikpun,
ada hal baru yang menggangguku ahir-ahir ini,,,
dia perempuan yang baru-baru ini ku sebut senja :)
perempuan muslimah cantik itu cukup mampu membuat hatiku bergetar sedemikian rumitnya,
tiap detik, tiap kedipan, tiap hela nafasku...

ohhh Subhanalla sungguh anggun dia dimataku..)
tanpa celah, aku pikir dia sempurna,,,
entahlah apa mugkin hanya karena getaran ini yang terlalu hebat sehingga mampu menutupi apapun selain keindahannya.

*tetapi intinya hati ini begitu bahagia..*sagat bahagia.. terimakasih Allah..:)

Selamat pagi anak kecil

Lagi-lagi pagiku kekurangan sesuatu
Sesutu yang kemaren ada dan menjadi candu penyambut pagi..:)
Sapaan lembut "selamat pagi sayang, selamat pagu cintaku, atau buenos dia mi amor" :)
Hal yang tidak akan pernah ada lagi, tidak pernah datang lagi.. Yah... Semua itu hilang secara balance dengan kepergianmu. :)
Perempuan kecil yang kemarin mengumbar kata rindu sudah tidak disini, sudah tidak dibagian ini, kita saling pergi untuk berbenah, untuk memperbaiki kesalahan kemarin. :)

Hey perempuan kecil..:)
Apa kabarmu pagi ini ?
Gimana ujianmu kemarin, semalam belajar kan seperti saat bersamaku kemaren?
*aku yakin kamu selalu baik-baik saja kan ?
Tuanmu tidak akan mungkin membiarkanmu tidak dalam keadaan baik kan ?
Hehehehehe... Sudah sudah.. Aku juga baik kok, aku pasti selalu dalam keadaan baik..:)
Aku tidak akan terbiusa dalam keberlaluanmu ini, aku juga tidak akan terhipnotis dalam penyesalanku, aku tidak akan sekarat sayang.. Tetapi boleh kan aku tertidur sejenak..? :)

Oh iya,
Ada beberapa orang disekitarku yang masih cerewet menanyakanmu, mereka mungkin tidak tahu ya pedihnya perpisahan ?
Aku juga tidak pernah menampakkan itu, aku selalu menjadi aktor terhebat dibagian ini, peran dan aktingku ku lakoni dalam bentuk luar biasa, bukan kah sebaik-baiknya hidup adalah akting sayang?

Sekarang..
Lanjutkan hidupmu, ada atau tidak diriku dibagian ini, tetapi yang terpenting adalah tuanmu.. Dia mengharapkan kamu lebih baik dari sebelumnya, makanya selalu berproses kearah yang lebih baik ya, biar anggunmu lebih dari apa yang kamu tahu kemaren, *perempuan yg baik untuk laki-laki yang baik..:)
Selamat ujian anak kecil... Good luck :)

#Awan